081320452300
081320452300
2BCD80E2
indojamur
Menu
Ikuti Pelatihan Berbisnis Budidaya Jamur tiram...

Habitat Jamur

Habitat Jamur

Habitat Jamur

Pada umumnya habitat jamur atau kondisi lingkungan jamur membutuhkan persyaratan tumbuh yang berbeda. Hal ini dimaksudkan supaya jamur tiram dapat tumbuh secara optimal tanpa mengalami kegagalan ada saat budidaya jamur tiram diperlukan kondisi lingkungan yang sesuai, baik temperatur (suhu), kelembaban, keasaman, cahaya, nutrisi, serta kandungan air.

1. LokasiĀ 
Budidaya jamur dapat tumbuh optimal sepanjang tahun di dataran antara 400m – 800m diatas permukaan laut. Sedangkan didaerah dataran rendah biasanya pertumbuhan jamur tidak begitu baik.
2. Suhu udara
Pada budidaya jamur suhu udara memegang peranan yang penting untuk mendapatkan pertumbuhan badan buah yang optimal. Pada umumnya suhu yang optimal untuk pertumbuhan jamur tiram, dibedakan dalam dua fase yaitu fase inkubasi yang memerlukan suhu udara berkisar antara 20 – 30 oC dan fase pembentukan tubuh buah memerlukan suhu udara antara lebih rendah atau sama dengan 26oC.
3. Kelembaban
Kelembaban udara berpengaruh pada pertumbuhan jamur, cepat atau lambat, sehat atau tidak sehat pertumbuhannya. Kelembaban memegang peranan penting, sehingga harus diperhatikan. Pada saat inkubasi primordia dibutuhkan kelembaban udara sebesar 80-85% dan untuk pembentukan tubuh buah, membutuhkan kelembaban relatif 90-94%.
Namun jamur tiram tetatp tumbuh terhadap kelembaban hingga 70%. Perbedaannya meskipun sama-sama hidup, tumbuh dan berkembang, namun kecepatan tumbuh dan kualitas yang dihasilkan akan berbeda.
4. Tingkat keasaman ( pH)
Keasaman media sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur . Apabila pH terlalu rendah atau terlalu tinggi maka pertumbuhan jamur akan terhambat. dan yang memungkinkan akan tumbuh jamur lain yang akan mergganggu pertumbuhan jamur itu sendiri. Keasaman pH media perlu diatur antara pH 6 – 7 dengan menggunakan kapur . Untuk mengukur secara tepat dan benar keasaman atau kebasaan dengan menggunakan pH meter.
5. Kadar Air
Kandungan air dalam media berpengaruh terhadap pertumbuhan mesilium maupun perkembangan tubuh buah. Kandungan air substrat/media untuk pertumbuhan vegetatif jamur bergantung pada jenis media yang dipakai. Pada media kayu utuh, kadar air optimum adalah 45-60% sedangkan dengan media serbuk gergajian diperlukan kadar air 60-75%.
6. Nutrisi
Untuk pertumbuhnnya jamurĀ  juga membutuhkan nutrisi terutama sumber karbon, nitrogen, vitamin, dan mineral. Sumber karbon berupa senyawa pektin, hemiselulosa, dan pati. Sumber nitrogen dalam bentuk asam amino, ammonia, dan urea. Kadar nitrogen harus dalam konsentrasi yang tepat karena kadar yang berlebihan maupun kekurangan akan menghambat pertumbuhan. Kebutuhan vitamin dapat terpenuhi melalui penambahan biji-bijian atau dedak. Sedangkan mineral dapat dipenuhi dari air dan media dasar.
7. Cahaya
Pertumbuhan misellium akan tumbuh dengan cepat pada tempat gelap, Sebaiknya selama masa pertumbuhan misellium ditempatkan dalam ruangan yang gelap, tetapi pada masa pertumbuhan badan buah memerlukan adanya rangsangan sinar. Oleh karena itu pada masa terbentuknya badan buah pada permukaan media harus mulai mendapat sinar dengan intensitas penyinaran 60 – 70 %.