081320452300
081320452300
2BCD80E2
indojamur
Menu
Ikuti Pelatihan Berbisnis Budidaya Jamur tiram...

Kenapa Budidaya Jamur

Kenapa Budidaya Jamur ? itu hal yang kadang sering jadi pertanyaan  ketika kita akan memulai suatu bisnis apakah layak untuk di jalankan , apakah usaha ini bisa jangka panjang dan bertahan lama ?

budidaya jamur ada sejak tahun 70 an budidaya jamur awalnya di budidayakan dari daerah wonosobo kemudian merambah keberbagai kota, namun tidak pada semua kota karena tidak semua kota memiliki suhu yang ideal untuk tumbuh jamur.

jamur saat ini semakin di kenal masyarakat sebagai pangan alternatif sehingga jamur memiliki stagnasi pasar yang kecil. berikut pertimbangan kenapa kita usaha budidaya jamur.

 

Pasar Luas

 

Permintaan besar
Jamur merupakan bisnis yang memenuhi kebutuhan pasar , saat ini pasar permitaan jamur hanya terpenuhi 79 persen , secara global berdasarkan sember waralababisnis.com permitaan jamur mencapai 17.500 ton pertahun dan baru terpenuhi hanya 13.853 ton, ini menujukan masih lapangnya usaha di sektor industry budidaya jamur kesempatan mengembangkan bisnis pun makin luas.

 

Mudah Dalam Pemasaran
Bisnis jamur merupakan bisnis yang paling mudah dalam pemasaran bahkan biasanya pasar yang datang dengan sendirinya , kita hanya perlu memproduksi dan mamaksimalkan produktifitasnnya.

Perputaran Keuangan Setiap Hari
Kanapa setiap hari bukankah bididaya itu perlu waktu dan proses? Ada beberapa part dalam bisnis jamur mulai dari pembibitan hingga produksi , namun kita bisa mengambil part yang dapat dan langsung menghasilkan, dan untuk jamur tiram panen di lakukan setiap hari selama produksi.
Modal Yang Terjankau
Modal di budidaya tergantung kemapanan modal pebisnis jamur, namun bisnis jamur bisa di jalan kan dengan modal ringan bahkan bisa di mulai modal 1 juta
Berikut analisa perhitungan budidaya jamur.

PERHITUNGAN USAHA BUDIDAYA JAMUR

Masa Produksi 3 bulan

Bibit = 5000 log x Rp 2500 = Rp 12.500.000
Target = 0,4 /400 gram per log jamur
Harga = Rp 9000
Hasil target 2000 kg x Rp 9000 = 18.000.000
Operational
Sewa Kumbung = Rp 2.000.000 / tahun
Biaya pemeliharaan = Rp 750.000

harga pasar berubah-ubah namun dengan kuota yang besar kita bisa mendapatkan harga kontrak yang relatif tinggi hal ini bisa tercapai apabila kita memiliki produksi besar jika belum kita bisa bergabung dengan komunitas.